BERITA

KPU Sumbawa Data Pemilih di Rumah Sakit dan Lapas

Senin, 25 Juni 2018   Aryati, S.Pdi   359  

KPU News- Sabtu, 23/06 KPU Sumbawa menggelar rapat koordinasi dengan PPK dan PPS se kecamatan Sumbawa dalam rangka pendataan pemilih di rumah sakit dan lapas. Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan pemilih dapat menggunakan hak pilih pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang yang akan digelar tanggal 27 Juni mendatang.

Rapat koordinsi dihadiri oleh divisi teknis KPU Sumbawa Sudirman, S.IP dan Divisi SDM dan Parmasi Aryati, S.Pd.I. Dalam arahannya Sudirman menjelaskan bahwa pendataan di rumah sakit dan lapas adalah sesuatu yang sangat penting dilakukan, sesuai dengan tagline KPU yaitu KPU MELAYANI. Lebih Lanjut Sudirman menjelaskan bahwa nantinya pemilih di rumah sakit terdiri dari Pasien yang tengah menjalani rawat inap,  keluarga pasien yang menemani pasien selama sakit, dan petugas rumah sakit yang bertugas pada hari H pemungutan suara.

Lebih teknis Sudirman menjelaskan, untuk keluarga pasien dan petugas rumah sakit dapat diarahkan untuk memilih di TPS terdekat yang sudah disiapkan oleh KPU Sumbawa, dengan membawa A5 atau surat pindah memilih yang diterbitkan oleh KPU Sumbawa. Sementara untuk pasien yang sakit, hak pilihnya akan dilayani oleh KPPS dengan mendatangi  langsung pemilih yang tengah sakit di rumah sakit atau puskesmas. “nanti ada dua anggota KPPS, bersama dengan PPL atau pengawas TPS dan saksi untuk melayani pemilih yang tengah sakit di rumah sakiti.” Terang sudirman

Terkait denga pemilih di Lapas 11 A Sumbawa Besar, KPU Sumbawa sudah melaksnakan koordinasi dengan pihak Lapas, terutama berkaitan dengan data data pemilih yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap. “ Untuk pemilih yang tidak terdaftar di DPT, dapat menggunakan hak pilih pada hari H dengan menunjukkan KTP El atau suket yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil” demikian Aryati menjelaskan. Lebih lanjut Aryati menjelaskan bahwa pada kesempatan koordinasi dengan pihak Lapas, KPU Sumbawa meminta data data warga binaan lapas yang tidak masuk DPT yang dilengkapi dengan NIK/ NKK. “ Jika warga binaan ada NiK, maka kami dapat menelusuri dimana warga binaan tersebut terdaftar sebagai pemilih, untuk kemudian kami terbitkan surat memilih dari TPS asal ke TPS khusus yang ada di Lapas”  Tuturnya.

Pada kesempatan koordinasi tersebut, Aryati berharap bahwa partisipasi pemilih di kabupaten Sumbawa dapat meningkat bila dibandingkan dengan penyelenggaraan pemilu atau pemilihan sebelumnya. “dampak dari pendataan pemilih di rumah sakit dan lapas adalah meningkatnya partisipasi pemilih” Tutupnya.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • DPB SEPTEMBER, KPU SUMBAWA TETAPKAN 338.939 PEMILIH

    DPB SEPTEMBER, KPU SUMBAWA TETAPKAN 338.939 PEMILIH

    DPB AGUSTUS, PEMILIH MENINGGAL DUNIA MASIH DOMINAN

    DPB AGUSTUS, PEMILIH MENINGGAL DUNIA MASIH DOMINAN

    KCD DIKBUD KAB SUMBAWA SIAP MENDUKUNG DATA PEMILIH BERKELANJUTAN SEGMEN PEMILIH PEMULA

    KCD Dikbud Kab Sumbawa Siap Mendukung Data Pemilih Berkelanjutan Segmen Pemilih Pemula